Text
invalidite : the bridge of perfection
Sangat cerdas dalam meremehkan orang lain, pandai berkelahi, dan juga mahir menyakiti perempuan adalah penjelasan paling kuat siapa itu Dewa Pradipta. Tapi kearogananya tidak berpengaruh pada seseorang gadis berpakaian kuno. Dewa terusik oleh pelita yang selalu menanggapi sikap kasarnya dengan senyuman. apalagi ketika gadis itu memaksa untuk mengatur hidupnya.
Tanpa menyadari akibat yang mungkin bisa menyakiti dirinya sendiri. Dewa mulai sebuah permainan untuk menaklukan pelita, karena gadis itu adalah sebuah paket lengkap bagi dewa untuk memangkan taruhan dan menyakiti sepupu tirinya.
| F591001 | 813 FAR i | Perpustakaan Taufik Ikram Jamil (800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain