Text
paradigma teologi politik sunni : melacak abu al - hasan al - asy'ari (w.324/935), sebagai perintis pemikiran politik islam
Buku ini berusaha mengkaji tentang paradigma teologi politik sunni yang berbasis pada pemikiran teologi politik Abu al-Hasan al-Asy'ari (w. 324/935). Mengapa subyek ini layak dikaji? Setidaknya ada dua hal yang menjadi bahan pertimbangan: Pertama, Abu al-Hasan al-Asy'ari adalah perumus teologi sistematis dalam tradisi sunni yang sangat sukses sehingga mempunyai banyak penganut, khususnya di Indonesia, namun demikian pada kenyataannya ia tidak begitu dipahami oleh para penganutnya sendiri; Kedua, Sebagaimana diungkapkan oleh W. Montgomery Watt, al-Asy'ari adalah salah seorang yang mempunyai andil dan mengambil bagian dalam merintis gagasan politik dalam Islam. Bahkan al-Jabiri menilai bahwa al-Asy'ari adalah teolog sunni yang berbicara tentang politik. Di sisi lain, oleh para kritikusnya ia dinilai sebagai peletak ideologi kekuasaan.
Al-Asy'ari adalah pemikir bebas yang membuka jalan perumusan teologi politik. Harus diakui bahwa teologi dan politik dalam pemikiran Abu al-Hasan al-Asy'ari berhubungan secara resiprokal sehingga keduanya saling memberikan inspirasi dan membentuk struktur teologi politik tersendiri. Hal mendasar yang mendorong perumusan teologi politiknya adalah realitas politik pada waktu itu yaitu perebutan pengaruh ideologi tertentu terhadap penguasa. Kendati demikian, ia bukanlah seorang politikus. Ia tidak memiliki motif politik pribadi untuk mendapatkan kedudukan dan kekuasaan, melainkan bersifat sosial-ideologis yaitu bagaimana ideologi masyarakat diterima oleh penguasa dan mendapatkan perlindungannya.
| NF2524001 | 297.272 NAS p | Perpustakaan Taufik Ikram Jamil (200) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain